Dalam perjalanan ke Madura, di suatu bis yang penuh
sesak, terjadilah dialog antara seorang penumpang (yang kebetulan orang Madura)
dengan seorang Tentara yang sama-sama tidak kebagian tempat duduk. orang Madura
: "Kalo bis lagi melaju kaya gini cara turun yang paling baik adalah kaki
kanan duluan trus badan condong ke belakang..." (tentunya dengan aksen
Maduranya)
Tentara yang mendengar kalimat tadi tahu bahwa cara
itu salah, mengomentarinya untuk memberitahu cara yang seharusnya.
Tentara : "Salah bapak, yang betul kaki kiri
duluan dan badan agak condong ke depan..!" Orang Madura : "Oh.. gak
bisa. yang betul ya kaki kanan duluan dan badan condong ke belakang."
Tentara :
"Kalau cara bapak begitu, bapak akan jatuh. karena bapak tidak punya
keseimbangan."
Orang Madura : "Ya gak bisa," (katanya gak
mau kalah) "Kalau bapak Tentara gak percaya akan saya buktikan. Pak sopir,
lapangan depan, saya turun situ pak..!"
Ketika sudah dekat dengan lokasi, orang Madura ini
tiba-tiba melompat dengan posisi kaki kanan duluan dan badan condong ke
belakang.
Dan benar, keseimbangannya hilang dan dianya jatuh
terlentang ke belakang.
Sialnya kepala bagian belakangnya kena kotoran sapi
yang memang banyak merumput di lokasi tersebut.
Tentara : "Gimana.. bapak sih gak percaya..,
sudah saya bilangin, kaki kiri duluan badan condong ke depan..!!"
Orang Madura : (tetap gak mau kalah) "Goblok
sampeyan..!! kalau badan saya condong ke depan lak muka saya yang
kena...!!"
Tentara : "??!!!###$$$"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar